sHummm....mulai minggu lalu, saya telah menempati kos baru... Dan, untuk menuju ke kantor, ada dua cara. 1) Naik Kopaja 66; 2) Naik busway. Dan...sebagai orang yg baru saja dipecat dari Kampus Biru, naluri jiwa mahasiswa yang masih tersisa, membuat saya memilih naik Kopaja 66 yang lebih murah (ya elaaaaah...selisih 1500 doank.....).
Di dalem bus, saya memutuskan menempati kursi dekat jendela di lajur kanan. Karena kaki saya yang sedemikian jenjang, jarak antar kursi yang kurang manusiawi membuat saya sedikit kesakitan sepanjang perjalanan. Pertama saya mencoba posisi dua kaki dirapatkan dan serong ke kiri. Tp pas ada org yg duduk di sebelah saya...agak aneh jg sih. Trus saya mencoba posisi 69. Eh...bukan...bukan...itu mah posisi utk hal yg laen. Saya mecoba me...apa ya...mengangkangkan kedua kaki saya dgn susah payah...yaaah, mirip orang mau disunat gitu deh... Ternyata, dengkul saya yg sebelah kanan mentok sama kursi yg depan. Duh,,,sedikit sakit jg. Akhirnya kembali lagi ke posisi serong ke kiri.
Sebagai mana layaknya sebuah bus tua bau tanah, besi2 dinding bus sudah penuh karat dan pecah-pecah. Kalau istilah jawanya, besinya udah "pating crongat". Saya yang hobi menaruh tangan di samping jendela, menyandarkan siku pada dinding bus sambil tangan memain-mainkan rambut dan bergaya seperti Onky Alexander, tak bisa lagi melakukan itu karena beberapa kali siku saya hampir terluka kena "crongat'an" dinding bus itu.
Yang terakhir, karena capek dengan posisi kaki serong ke kiri, saya memutuskan untuk mencoba posisi lain...posisi doggy style. Eh...bukan...bukan...itu mah untuk yg laen lagi. Akhirnya saya mencoba sedikit meluruskan kaki saya, dengan menyelipkan kaki ke bawah kursi sebelah depan saya. Hummmm...terasa enak. Tau-tau...mbak-mbak lumayan cakep yg duduk di depan saya mau turun. Dan.....kaki kanan saya pun TERINJAK DENGAN SUKSES!! Duuuuh...kalo udah nginjek, salaman kek, ngasih nomer hape kek, mbak!!! Kan lumayan buat pelipur lara dan pelepas dahaga....
Demikianlah pengalaman saya di hari pertama @ kos baru. Terima kasih.
Mar 2, 2009
Accelerated Evolution
Beberapa hari yang lalu, saya menonton program di TvOne, semacam AnimalPlanet. Di situ diceritakan bahwa di suatu daerah di luar negeri (kalo gak di Amrik ato Aussie), semua spesies ular derik (rattle snake) tiba-tiba berubah perilakunya. Ular derik normalnya setiap ada makhluk yang mendekatinya atau bahkan hanya lewat di dekatnya, ia akan langsung menggoyang-goyangkan ekornya sehingga gelang2 di ujung ekornya akan berbunyi mengerikan sehingga menakut-nakuti makhluk tersebut. Akan tetapi, spesies ular derik di daerah tersebut tiba-tiba mengubah nalurinya. Mereka tidak lagi berderik setiap merasakan ada manusia yang mendekat. Mereka justru diam dan tidak bergerak sama sekali, mungkin bermaksud berpura-pura mati seperti oposum. Pada waktu para ahli meneliti apa yang menyebabkan hal ini, ternyata masyarakat di daerah tersebut telah menjadikan ular derik sebagai sumber uang yang utama. Mereka memburu ular derik untuk dijadikan hiasan, aksesoris, dan makanan. Keadaan ini membuat ular derik terpaksa beradaptasi demi menjaga kelangsungan hidupnya sehingga evolusi yang normalnya terjadi dalam ratusan bahkan ribuan tahun, kini terjadi hanya dalam puluhan tahun..... Seperti quote yang diucapkan dalam film Jurassic Park: "Nature will find its own way"
Subscribe to:
Posts (Atom)